Pages

8/17/2015

MER[D]EKA



MER[D]EKA
Ketika kita ditanya apakah Negara kita sudah merderka ? 80% gue yakin jawaban mereka pasti “Belum” dan gue punya jawaban sendiri jika ada orang yang nanya seperti itu. Gue bakalan jawab “Sudah” negara kita sudah merdeka jika gue lagi megang duit banyak, gue lagi makan enak, gue lagi ketawa bahagia, gue lagi ndusel-ndusel sama pacar gue, tetapi gue bakalan jawab “Belum” jika masih banyak gue lihat orang-orang yang mengatan “iya kita belum merdeka’. Merdeka mempunyai arti yang sangat sederhana yaitu “Bebas/Kebebasan” tetapi dari kata yang sederhana itu mempunyai nilai atau makna yang gak akan bisa kita tukar dengan apapun.

Tujuh puluh tahun sudah Negara ini merdeka. Gue pun masih ragu untuk bilang iya Negara ini sudah merdeka. Untuk di asia tenggara sendiri pun kita masih jauh tertinggal oleh Singapur yang luasnya masih kalah sama Jabodetabek, kita juga tertinggal dengan Thailand, Malaysia jangan sampe kita juga tertinggal oleh Timor Leste. Negara kita adalah Negara terluas, Negara dengan penduduk terbanyak tapi untuk menjadi yang terbaik di Asia tenggara aja kita terasa sulit. Menurut gue Indonesia bisa maju jika moral para penduduknya yang bisa lebih menghargai antar sesama. Hidup dengan ratusan juta penduduk tidak mungkin seorang presiden bisa merubah bahkan Barrack Obbama ataupun Vladimir Putin pun gue rasa juga gak akan sanggup. Negara kita bisa menjadi lebih baik andai moral setiap individu kita bisa berubah bisa melihat jauh kedepan bawa kebahagian, kesuksesan, kesejahteraan itu butuh proses bukan peristiwa yang instant. Bagaimana Singapura  bisa menjadi Negara yang sangat maju ? Karena rakyat mereka mempunyai moral, mempunya disiplin, kejujuran. Lee Kuan Yew pun berkata “ Salah satu sumber daya alam Singapura adalah rakyat dan ketekadan dalam bekerja “. Di Indonesia banyak kok orang hebat, orang pintar, setiap tahun ada aja orang Indonesia yang memenangi olimpiade sains dll tetapi kita adalah Negara yang konsumtif Negara yang rakyatnya sangat bangga bila memakai barang luar negeri, berlibur ke luar negeri. Negeri yang rakyatnya masih banyak yang tidur jujur, negeri yang rakyatnya masih mementingkan kebahagian diri sendiri tanpa mempedulikan orang Indonesia yang lain. Negara yang rakyatnya masih banyak peniru gue percaya jika semua lulusan terbaik se-Indonesia mempunyai gagasan atau ide yang baik tanpa harus memikiran materi  kita pasti bisa jadi Negara yang mandiri bisa melampaui Singapur meski Negara kecil yang tidak mempunya sumur minyak tapi menjadi tumpuan Indonesia untuk mengelola minyaknya.
Mari kita nikmati hari kemerdekaan ini dengan dimulai dari hal kecil merubah moral, mencintai produk lokal, mencintai orang lokal, menghargai sesama tanpa mempedulikan suku, ras, agama atau pekerjaan berpikirlah kita ini semua sama, tinggal di Negara yang sama kita bangun bersama. Buat semua orang disekitar kita merasakan kemerdekaan buatlah meraka bahagia dengan kejujuran tanpa pamrih. Negara ini Mer[d]eka bukan hanya untuk mereka yang berkuasa, mereka yang mempunyai duit banyak, mereka yang selalu ingin kebahagian yang instant, mereka yang bisa tidur diruangan ber AC, mereka yang tidak pernah kenal panas karena mempunyai mobil. Dibalik semua itu kita adalah sebuah Negara dengan ratusan juta penduduk yang sejatinya mereka sudah Merdeka. Dirgahayu Indonesia-ku sesungguhnya aku rindu… !!!

0 komentar:

Posting Komentar