"Aku tak pernah berpikir mencintaimu, walau cuma sekejap saja. tapi yang terjadi tak ubahnya alur nasib yang tebalik, aku mencintaimu sejak pertama kali kita bertemu, saat lembut sapamu terucap dan mata lugumu menggugat mengurungku dengan cinta satu-satunya ku bela tanpa harus aku bertanya-tanya. Bukankah cinta memang tak pernah butuh alasan, meski cuma 1 huruf ?! sepertinya iya.... !"
Hari dimana gue menyukai keajaiban Tuhan, bagaimana tidak disituasi saat gue merasa bete dan tingkat kegalauan berbanding lurus dengan kedigdayaan demo buruh kala itu. ditambah lagi didepan rumah ada acara nikahan dengan suara dangdut yang membuat semua orang kalo lewat situ akan sadar negara kita beruntung punya 'Raja Dangdut'. ketika orderan nampak sepi yang gue harapkan hanya satu adanya cewe yang nyulik dan membawa gue kemanapun dia mau dan kita akan hidup bersama selamanya.....Hahahaha..... bener saja gak lama HP gue berdering dan ternyata ada orderan tapi ini bukan sembarang orang yg order dia adalah seseorang yang sudah bahagia dengan kehidupannya saat ini, bahkan lebih bahagia dari kisah Siti Nurbaya. Dia bilang akan kerumah gue untuk ambil orderannya tapi setelah sampai rumah gue dan baru kali ini gue di modusin sama cewe tapi gue seneng :p, dengan sedikit basa-basi tidak lupa senyumnya yang khas " Kak, Kita jalan yuuk ", sontak gue kaget dan tebengong dengan maha dahsyat tanpa bilang iya gue langsung buru-buru ganti baju. gue langsung ngeluarin motor, tapi dia bilang gak usah kak kita jalan kaki aja, (gue terharu). dan ternyata gue gak jalan berdua sama dia tapi ada 4 temennya yang semuanya itu pasang-pasangan, oke menurut gue gapapalah mungkin dia butuh temen dan gue juga butuh cewek yang nyulik. selama perjalanan nampak kaku, jujur ini pertama kalinya gue sama cewe naik kendaraan umum tapi gue ngerasa bangga sama cewe yang satu ini. dia yang memulai obrolan pertama "kaka suka twilght gak" jujur gue gak suka sama film ini, soalnya gak ada bedanya film ini sama film yang di indosiar mungkin yang membedakan judulnya aja coba kalo twilight itu judulnya "Cinta sang naga yang ditolak oleh vampire" dan akhirnya gue jawab jujur ke dia "gak begitu suka, tapi suka soundtracknya aja" dan dia langsung menambahkan "aku punya kok kak lagunya, (sambil ngeluaran headset dan kita mendengarkan di metromini yang seakan-akan kita sewa untuk film FTV) gue kira kejadian ini hanya di FTV saja ternyata gue bener-bener mengalaminya :D.
Sampai di sebuah mall yang sudah ribuan tahun gak gue kunjungi gue tampak seperti seorang yang dari pedalaman amazon datang ke sebuah mall dengan membawa bambu runcing yg siap memburuh. gue mencium bau yang sangat khas bahkan baru 1 langkah kaki masuk ke mall itu bau itu sudah memanggil, dan dia bilang ke gue " kaka mau PAPABUNZ ?" dan gue jujur baru pertama kali dengar nama makanan itu tapi tanpa memikirkan haram dan halal gue bilang "yaudah boleh kok". selangkah demi selangkah bau itu semakin tercium dan baunya juga semakin dekat ternyata bau dari depan mall itu adalah bau PAPABUNZ, gue semakin penasaran sama makanan ini, baunya aja udah seperti gue dikala selesai mandi harum bangetttt. dia beli 2 " ini buat kaka semuanya" disetiap gigitan gue, mata gue selalu tertuju dengan senyumnya yang seakan-akan dia sudah memberikan makan kepada kaum jahiliyah.dan semenjak itu setiap kali gue ke mall itu dia selalu bilang "PAPABUNZ kaka".
PAPABUNZ juga menjadi salam perpisahan terakhir gue ke dia, sebenernya bukan salam perpisahan tapi terakhir kali gue kasih dia yaitu PAPABUNZ dan Buku novel yang gue pilih secara cap cip cup saat itu gue abis pulang nonton sama temen "ngehe" kampus gue setelah nonton gue teringat kalo dia paginya puasa dan pas buka puasa cuma makan dikit aja yaudah gue beliin dia 2 PAPABUNZ rasa Blueberry kebetulan disebelahnya toko buku langsung aja gue ambil buku yang dideretan best seller dengan cap cip cup. pas di jalan gue sempet bilang ke dia "kaka lagi dijalan pulang, nanti kaka tunggu di depan yaa mau nganterin makanan" dia bilang "aduuh kak, pintunya udah di kunci sama ibu kos tapi nanti coba bangunin lagian aku kan gak mesen kak". sampai di depan kosnya gue kabarin ke dia, gue langsung kasih dia dan "gue bilang bukannya nanti aja kalo udah di kamar sekarang kan udah malam yaudah kaka langsung pulang yaa". tiba dirumah gue mendapatkan pesan singkat yang gue merasa dihargai banget dia bilang "makasih banget yaa kaka, belum ada yang kasih aku seperti ini paling cuma aa aku atau gak omah aku, makasih yaa kaka" tidak lupa ada titik dua bintang. gue bilang ke dia "iyaa, tapi kaka kan cuma kasih itu aja, kamu bilangnya sampe begini banget" lanjut dia bilang "bukanya gitu ka, baru kali ini aku dibawain makanan sama yang bukan dari keluarga aku apalagi sama cowo seperti kaka, apalagi ada novelnya juga aku suka kak" titik dua bintangya gak ketinggalan.
Dan gue yakin seperti PAPABUNZ (ALWAYS FRESH AND ALWAYS TASTY) kamu juga seperti itu selalu menyegarkan hati dan selalu membuat hari ku tampak lezat :D.
note : lanjutan cerita dari Panasnya Udara Dinginnya Hati
note : lanjutan cerita dari Panasnya Udara Dinginnya Hati

0 komentar:
Posting Komentar